1.
Mempelajari
perekonomian Indonesia menurut saya sangat penting, karena secara umum
perekonomian Indonesia mempelajari tentang cara atau tingkah laku manusia untuk
memenuhi kebutuhan hidupnya agar mencapai kemakmuran. Menurut saya kita sebagai manusia harus
mengetahui sekaligus mempelajari bagaimana cara agar segala kebutuhan kita
dapat terpenuhi untuk mencapai kemakmuran atau kesejahteraan dalam hidup kita
tersebut. Dalam memenuhi kebutuhan hidup
tersebut kita sebagai manusia tidak dapat berdiri sendiri, melainkan
membutuhkan bantuan dari orang lain agar pemenuhan kebutuhan kebutuhan hidup
kita tersebut lebih maksimal. Proses pemenuhan
kebutuhan hidup tersebut melibatkan pihak Produsen yang berfungsi memproduksi
kebutuhan hidup manusia sebagai Konsumen.
Proses pemenuhan kebutuhan hidup tersebut dapat kita pelajari melalui
Perekonomian Indonesia. Selain itu pula
kita selaku warga Negara Indonesia harus memiliki peran yang aktif dalam menentukan
arah perkembangan perekonomian Negara Indonesia secara keseluruhan, baik kita
sebagai individu maupun kita sebagai anggota dalam suatu organisasi. Semakin kita berperan aktif dalam
perekonomian Indonesia, maka semakin baik pula perkembangan perekonomian suatu Negara. Jika perekonomian suatu Negara baik, maka
proses pemenuhan kebutuhan warga negaranya sudah dipastikan baik dan lancar.
2.
Berikut
ini akan dijelaskan bilamana suatu Negara dikatakan maju, sedang berkembang
maupun miskin :
a. Negara
Maju
Secara umum, pengertian negara maju adalah suatu negara yang
dapat menikmati standar hidup tinggi melalui teknologi tinggi dan ekonomi yang
merata. Biasanya negara yang memiliki
Pendapatan Nasional Bruto (PNB) perkapita tinggi dianggap sebagai negara maju. Berikut ini adalah ciri-ciri negara maju,
yaitu :
·
Standar kehidupan yang tinggi
·
Angka kelahiran dan kematian yang
rendah
·
Angka usia harapan hidup tinggi
·
Persebaran penduduk terpusat di
kota, yang berkaitan dengan industri
·
Angka buta huruf yang sangat rendah
·
Kegiatan ekonomi yang bertumpuh pada
bidang industri dan jasa
Penyebaran Negara Maju di seluruh dunia sangat banyak, berdasarkan
ciri-ciri Negara Maju di atas berikut ini adalah contoh dari Negara Maju yang
ada di Benua Asia, yaitu Jepang dan Singapura.
b. Negara
Berkembang
Pengertian negara berkembang secara umum adalah suatu negara
yang pendapatan rata-ratanya rendah, infrastruktur relatif terbelakang, dan
indeks perkembangan manusia berada dibawah standar normal global. Berikut ini adalah ciri-ciri negara berkembang,
yaitu :
·
Standar kehidupan yang sangat
rendah
·
Tingkat pendapatan yang rendah
·
Produktivitas yang masih
rendah
·
Angka beban ketergantungan tinggi
·
Angka pertumbuhan penduduk
tinggi
·
Besarnya angka pengangguran
·
Ketergantungan pada sektor pertanian
dan ekspor produk primer
·
Tingkat sempurnanya pasar dan ketersediaan
informasi
·
Ketergantungan dan kerapuhan dalam
segala aspek hubungan internasional
·
Kurangnya permodalan dalam
pelaksanaan pembangunan
·
Ketidakseimbangan lapangan kerja
dengan tengara kerja sehingga angka pengangguran terus meningkat, banyak penerapan
teknologi yang tidak sesuai dengan kondisi setempat, dan adanya blokade
perdagangan.
Penyebaran Negara Berkembang di seluruh dunia sangat banyak,
berdasarkan ciri-ciri Negara Berkembang di atas berikut ini adalah contoh dari Negara
Berkembang selain Indonesia yang ada di Benua Asia, yaitu Brunei Darussalam dan Vietnam.
c. Negara
Miskin (Terbelakang)
Negara
miskin atau terbelakang adalah suatu negara yang ditandai oleh kemiskinan,kota
yang dipadati oleh pengemis, yang jarang mempunyai industri, persediaan tenaga
listrik yang tidak memadai, tidak mempunyai jalan raya dan jalan kereta api
yang cukup, pemerintah belum dapat memberikan pelayanan yang memadai,
komunikasi buruk, Rumah sakit dan lembaga pendidikan tinggi sangat sedikit,
Sebagian besar penduduk buta huruf dan miskin, sistem perbankan jelek, dan
ekspornya ke negara lain sama sekali terdiri bahan mentah, hasil tambang, atau
buah-buahan dan beberapa bahan makanan. Secara
umum ciri-ciri Negara Miskin (Terbelakang) adalah sebagai berikut :
·
Kemiskinan
di Negara tersebut bersifat umum yang ditandai oleh Pendapatan Perkapita yang
rendah.
·
Mata
pencaharian utama masyarakatnya adalah pertanian.
·
Memiliki
system perekonomian yang dualistis.
·
Sumber
alam yang tersedia kurang terolah dengan baik.
·
Pengangguran
meningkat tajam.
·
Efisiensi
tenaga kerja yang rendah, berbagai faktor yang tidak tersedia dan tidak
berjalan dengan semestinya.
·
Tiadanyan
kemampuan wiraswasta.
·
Kelangkaan
alat modal.
·
Keterbelakangan
teknologi.
Penyebaran
Negara Miskin (Terbelakang) di seluruh dunia sangat banyak, berdasarkan
ciri-ciri Negara Miskin (Terbelakang) di atas berikut ini adalah contoh dari Negara
Miskin (Terbelakang) yang ada di Benua
Asia, yaitu Republik Kongo dan Zimbabwe.
3.
Berikut ini adalah pengertian dari :
a. Garis Kemiskinan
Garis Kemiskinan merupakan
representasi dari jumlah rupiah minimum yang dibutuhkan untuk memenuhi
kebutuhan pokok minimum makanan yang setara dengan 2100 kilokalori per kapita
per hari dan kebutuhan pokok bukan makanan.
Penduduk yang memiliki rata-rata pengeluaran konsumsi per kapita per
bulan di bawah garis kemiskinan dikategorikan sebagai penduduk miskin. Untuk mengukur kemiskinan, BPS menggunakan
konsep kemampuan memenuhi kebutuhan dasar (basic needs approach). Dengan
pendekatan ini, kemiskinan dipandang sebagai ketidakmampuan dari sisi ekonomi
untuk memenuhi kebutuhan dasar makanan dan bukan makanan yang diukur dari sisi
pengeluaran.
b. Pertumbuhan dan Pembangunan Ekonomi
Pembangunan
ekonomi adalah suatu
proses kenaikan pendapatan total dan pendapatan perkapita dengan
memperhitungkan adanya pertambahan penduduk dan disertai dengan perubahan
fundamental dalam struktur ekonomi suatu negara dan pemerataan pendapatan bagi
penduduk suatu negara.
Pertumbuhan ekonomi adalah proses
kenaikan kapasitas produksi suatu perekonomian yang diwujudkan dalam bentuk
kenaikan pendapatan nasional. Suatu negara dikatakan mengalami pertumbuhan
ekonomi apabila terjadi peningkatan GNP riil di negara tersebut. Adanya
pertumbuhan ekonomi merupakan indikasi keberhasilan pembangunan ekonomi.
c. Pendapatan Nasional
Pendapatan nasional merupakan seluruh
pendapatan yang diterima oleh seluruh anggota masyarakat atau seluruh rumah
tangga keluarga (RTK) dalam suatu negara dalam kurun waktu tertentu, biasanya
dalam waktu satu tahun. Pendapatan
nasional dapat juga diartikan sebagai produksi nasional, yang berarti nilai
hasil produksi yang dihasilkan oleh seluruh anggota masyarakat suatu negara
dalam waktu tertentu, biasanya satu tahun.
Sumber :

Tidak ada komentar:
Posting Komentar