Senin, 04 Januari 2016

Tulisan Mata Kuliah Ekonomi Koperasi

JEMBATAN MAHAKAM KUTAI KARTANEGARA


Bismillah yaaa Allah …

Kali ini tulisan saya akan membahas tema tentang Jembatan Mahakam Kutai Kartanegara.  Tulisan saya ini berdasarkan pengalaman pribadi dan membaca dari berbagai sumber yang didapat dari proses googling.  Tulisan ini lebih kepada pengalaman pribadi saya sendiri, apabila ada kesalahan mohon dimaafkan. 

Saya sebagai salah satu pendatang yang telah menetap tinggal di Kecamatan Tenggarong Kabupaten Kutai Kartanegara Provinsi Kalimantan Timur selama kurang lebih 10 tahun sejak tahun 2005 hingga sekarang.  Provinsi Kalimantan Timur yang saya ketahui memiliki kontur tanah secara keseluruhan yang tidak rata, sehingga memiliki banyak jalan yang berkelok dan tidak rata sebagai penghubung antar kabupaten, kecamatan, kelurahan bahkan desa.  Provinsi ini pun dilintasi oleh sebuah sungai besar yang sangat terkenal yaitu sungai Mahakam.  Kecamatan Tenggarong oleh masyarakat sekitar lebih sering disebut dengan Kota Tenggarong, dikarenakan kecamatan ini adalah sebagai pusat pemerintahan Kabupaten Kutai Kartanegara.  Ibu kota provinsi Kalimantan Timur adalah Samarinda dan sudah pasti Samarinda jauh lebih padat, ramai dibandingkan Kota Tengarong dan menjadi pusat dari perdagangan dan pemerintahan provinsi Kalimantan Timur.

Titel kota yang disematkan pada Kecamatan Tenggarong bagi orang yang belum pernah datang ke daerah ini maka akan membayangkan layaknya kota–kota di provinsi lain yang ada di Indonesia.  Tetapi Kota Tenggarong sendiri memang tidak seramai dan sepadat kota-kota di Indonesia lainnya.  Di Kota Tenggarong tidak ada Mall atau super market besar layaknya yang ada di kota-kota lainnya.  Jadi sebagian warga Tenggarong akan menghabiskan akhir pekannya lebih banyak di Kota Samarinda yang jauh lebih ramai dan lengkap dengan segala atribut kota besar.  Sedangkan jarak tempuh Kota Tenggarong dengan Kota Samarinda cukup jauh. Kedua kota ini sebelum tahun 2001 hanya bisa ditempuh jalur darat yang cukup jauh sekali melewati beberapa kecamatan yang ada di Kab. Kutai Kartanegara maupun Kota Samarinda.  Jarak tempuhnya dahulu bisa mencapai 1 – 2 jam tergantung padatnya aktivitas masyarakat disepanjang jalan rute tersebut.  Kemudian pada tahun 2001 diresmikanlah Jembatan Mahakam Ke 2 yang terletak di Kabupaten Kutai Kartanegara, dimana jembatan pertamanya terletak di Kota Samarinda.  Jembatan Mahakam Kutai Kartanegara ini menghubungkan Kecamatan Tenggarong dan Kecamatan Tengarong Seberang yang menhubungkan dengan Kota Samarinda.  Dengan adanya jembatan ini jarak tempuh Kota Tenggarong dengan Kota Samarinda jauh lebih singkat menjadi 30 – 60 menit saja.  Jembatan ini dibangun sejak tahun 1985 dan baru diresmikan pada tahun 2001.  Dengan adanya jembatan ini geliat perekonomian di Kota Tenggarong menjadi jauh lebih baik lagi dibandingkan sebelum ada jembatan.  Pembangunan secara keseluruhan Kota Tenggarong pun menjadi sangat pesat dari tahun ke tahun. 

Kemudian pada tahun 2011 tepatnya pada bulan Desember terjadilah tragedi runtuhnya jembatan yang sangat indah tersebut.  Bupati beserta seluruh aparat yang berhubungan pun turun tangan menangani kejadian tersebut.  Terlepas dari apapun faktor penyebab jembatan tersebut runtuh setelah hasil investigasi pihak berwajib, saya pribadi sangat sedih sekali melihat kejadian tersebut.  Seluruh masyarakat Kabupaten Kutai Kartanegara syok dan sangat bersedih.  Banyak sekali korban pada saat kejadian tersebut dan sebagian besar dari korban tidak bisa ditemukan hingga sekarang. Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara pun bekerja keras mengusahakan agar jembatan tersebut bisa terbangun lagi.

Akhirnya setelah penantian 4 tahun masyarakat Kutai Kartanegara bisa kembali memiliki jembatan yang menjadi penghubung dengan Kota Samarinda dan menjadi kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Kota Tenggarong.  Sebelum diresmikan jembatan tersebut terlebih dahulu dilakukan uji coba beban sebagai salah satu standar perlakuan jembatan sebelum digunakan kembali oleh masyarakat.  Pada tanggal 7 Desember 2015 kemarin, secara resmi Jembatan Mahakam Kutai Kartanegara dioperasikan kembali.  Walaupun pembangunan secara keseluruhan jembatan belum rampung 100 %, tetapi jembatan tersebut sudah resmi dioperasikan kembali.  Sampai saat ini pun pengerjaan finishing jembatan belum selesai.

Walaupun saya bukan penduduk asli Kota Tenggarong, tetapi saya dengan bangga menceritakan tentang Jembatan Mahakam Kutai Kartanegara ini kepada orang lain.  Demikianlah tulisan singkat saya tentang Jembatan Mahakam Kutai Kartanegara.  Semoga bermanfaat bagi siapa pun yang membacanya.

Wassalamualaikum Wr.Wb…