JEMBATAN
MAHAKAM KUTAI KARTANEGARA
Bismillah yaaa Allah …
Saya sebagai salah satu pendatang
yang telah menetap tinggal di Kecamatan Tenggarong Kabupaten Kutai Kartanegara
Provinsi Kalimantan Timur selama kurang lebih 10 tahun sejak tahun 2005 hingga
sekarang. Provinsi Kalimantan Timur yang
saya ketahui memiliki kontur tanah secara keseluruhan yang tidak rata, sehingga
memiliki banyak jalan yang berkelok dan tidak rata sebagai penghubung antar
kabupaten, kecamatan, kelurahan bahkan desa.
Provinsi ini pun dilintasi oleh sebuah sungai besar yang sangat terkenal
yaitu sungai Mahakam. Kecamatan Tenggarong
oleh masyarakat sekitar lebih sering disebut dengan Kota Tenggarong,
dikarenakan kecamatan ini adalah sebagai pusat pemerintahan Kabupaten Kutai
Kartanegara. Ibu kota provinsi
Kalimantan Timur adalah Samarinda dan sudah pasti Samarinda jauh lebih padat,
ramai dibandingkan Kota Tengarong dan menjadi pusat dari perdagangan dan
pemerintahan provinsi Kalimantan Timur.
Titel
kota yang disematkan pada Kecamatan Tenggarong bagi orang yang belum pernah
datang ke daerah ini maka akan membayangkan layaknya kota–kota di provinsi lain
yang ada di Indonesia. Tetapi Kota
Tenggarong sendiri memang tidak seramai dan sepadat kota-kota di Indonesia
lainnya. Di Kota Tenggarong tidak ada
Mall atau super market besar layaknya yang ada di kota-kota lainnya. Jadi sebagian warga Tenggarong akan
menghabiskan akhir pekannya lebih banyak di Kota
Samarinda yang jauh lebih ramai dan lengkap dengan segala atribut kota
besar. Sedangkan jarak tempuh Kota
Tenggarong dengan Kota Samarinda cukup jauh.
Kedua kota ini sebelum
tahun 2001 hanya bisa ditempuh jalur darat yang cukup jauh sekali melewati
beberapa kecamatan yang ada di Kab. Kutai Kartanegara maupun Kota
Samarinda. Jarak tempuhnya dahulu bisa
mencapai 1 – 2 jam tergantung padatnya aktivitas masyarakat disepanjang jalan
rute tersebut. Kemudian pada tahun 2001
diresmikanlah Jembatan Mahakam Ke 2 yang terletak di Kabupaten Kutai
Kartanegara, dimana jembatan pertamanya terletak di Kota Samarinda. Jembatan Mahakam Kutai Kartanegara ini
menghubungkan Kecamatan Tenggarong dan Kecamatan Tengarong Seberang yang
menhubungkan dengan Kota Samarinda. Dengan
adanya jembatan ini jarak tempuh Kota Tenggarong dengan Kota Samarinda jauh
lebih singkat menjadi 30 – 60 menit saja.
Jembatan ini dibangun sejak tahun 1985 dan baru diresmikan pada tahun
2001. Dengan adanya jembatan ini geliat
perekonomian di Kota Tenggarong menjadi jauh lebih baik lagi dibandingkan
sebelum ada jembatan. Pembangunan secara
keseluruhan Kota Tenggarong pun menjadi sangat pesat dari tahun ke tahun.
Kemudian
pada tahun 2011 tepatnya pada bulan Desember terjadilah tragedi runtuhnya
jembatan yang sangat indah tersebut. Bupati beserta seluruh aparat
yang berhubungan pun turun tangan menangani kejadian tersebut. Terlepas dari apapun faktor penyebab jembatan
tersebut runtuh setelah hasil investigasi pihak berwajib, saya pribadi sangat
sedih sekali melihat kejadian tersebut. Seluruh
masyarakat Kabupaten Kutai Kartanegara syok dan sangat bersedih. Banyak sekali korban pada saat kejadian
tersebut dan sebagian besar dari korban tidak bisa ditemukan hingga sekarang.
Pemerintah Kabupaten Kutai
Kartanegara pun bekerja keras mengusahakan agar jembatan tersebut bisa
terbangun lagi.
Akhirnya
setelah penantian 4 tahun masyarakat Kutai Kartanegara bisa kembali memiliki
jembatan yang menjadi penghubung dengan Kota Samarinda dan menjadi kebanggaan
tersendiri bagi masyarakat Kota Tenggarong.
Sebelum diresmikan jembatan tersebut terlebih dahulu dilakukan uji coba
beban sebagai salah satu standar perlakuan jembatan sebelum digunakan kembali
oleh masyarakat. Pada tanggal 7 Desember
2015 kemarin, secara resmi Jembatan Mahakam Kutai Kartanegara dioperasikan
kembali. Walaupun
pembangunan secara keseluruhan jembatan belum rampung 100 %, tetapi jembatan
tersebut sudah resmi dioperasikan kembali.
Sampai saat ini pun pengerjaan finishing jembatan belum selesai.
Walaupun saya bukan penduduk asli
Kota Tenggarong, tetapi saya dengan bangga menceritakan tentang Jembatan
Mahakam Kutai Kartanegara ini kepada orang lain. Demikianlah tulisan singkat saya tentang
Jembatan Mahakam Kutai Kartanegara.
Semoga bermanfaat bagi siapa pun yang membacanya.
